Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Desember 2014

MENPORA; PERSEBAYA 1927 BAKAL KEMBALI KE ISL

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan bakal mengizinkan klub Persebaya 1927 untuk bertanding di Indonesia Super Laegue (ISL) 2015/16. Hal ini ia nyatakan dalam konferensi pers di salah satu tv swasta.

''Sepak bola indonesia ini memang sudah hancur , hancur karna mafia yg berkutat di sepak bola indonesia. kemajuan sepak bola negri ini sudah hancur,” ungkap dia, Kamis, (31/10/2014) pukul 20.30 WIB.

Ketika Persebaya mengalami dualisme, lanjutnya, PSSI dengan mudah mencopot surat izin klub tersebut.

“Apa bisa sepak bola Indonesia bisa maju kalau gini?,” tegurnya.

Untuk kompetisi ISL musim 2015/2016 , Imam kemudian memberikan surat izin klub persebaya1927 untuk mengikuti ISL musim depan .

“Jika permintaan saya di tolak oleh pihak PSSI, saya akan datang ke kantor PSSI dan menemui bpk. Djohar Arifin Husein selaku ketum PSSI. Saya memastikan memberi satu jatah tiket ISL untuk musim depan tanpa harus bermain di divisi utama karna tahun 2010 persebaya1927 tidak terdegradasi tapi membelot ke IPL,” terangnya.

Imam mengaku mencintai klub asal Surabaya tersebut yang memiliki banyak sejarah di kompetisi liga sepak bola Indonesia.

“Sangat disayangkan kalau Persebaya dimatikan paksa seperti itu. Sungguh riskan sepakbola negri ini. Ini saya lakukan demi kemajuan sepakbola indonesia. Saya akan membuang orang yg ingin merusak kemajuan sepakbola Indonesia. kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau bukan saya siapa lagi?’ ujarnya sambil tersenyum .
Sumber:http://wartaharian.co

Kamis, 11 Desember 2014

Korban Pertama Trisula Barcelona

Dilansir dari Detik Sports, Barcelona - Untuk kali pertama di musim ini trisula maut Barcelona mencetak gol di laga yang sama. Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar mulai menunjukkan potensi yang mereka punya, dengan Paris Saint Germain menjadi korban pertama.

Bermain di Camp Nou, Kamis (11/12/2014) dinihari WIB, Barcelona yang butuh menang untuk memastikan diri jadi juara grup justru tertinggal lebih dulu melalui Zlatan Ibrahimovic. The Catalans langsung bereaksi dengan mencetak gol balasan empat menit setelahnya melalui Lionel Messi.

Gol indah Neymar jelang babak pertama berakhir sukses membuat Barca membalikkan keadaan. Meski sempat teracam gol penyama, Suarez akhirnya memastikan tiga angka buat timnya usai bikin gol di menit 77. Tuan rumah menang 3-1 dan lolos ke 16 besar sebagai juara grup.

Laga kontra PSG dinihari tadi mengakhiri penantian panjang pendukung Barcelona untuk melihat trisula lini depannya tampil meyakinkan dengan mencetak gol. Sejak pertama berkolaborasi di El Clasico pada 25 Oktober lalu, belum pernah Messi, Neymar dan Suarez bikin gol di satu pertandingan.

Betapa Messi, Neymar dan Suarez makin padu bukan hanya dilihat dari gol yang masing-masing mereka buat ke gawang PSG. Kerjasama ketiganya berjalan sangat baik di jantung pertahanan lawan karena Suarez lah yang memberi assist untuk Messi sementara gol Suarez disuplai oleh Neymar.

Khusus untuk Suarez, gol yang dia buat punya arti sangat besar karena itu mengangkat beban berat yang terus dia panggul selama beberapa pekan terakhir. Itu juga menjadi gol pertama striker asal uruguay itu di Camp Nou. Sebelum pertandingan dengan PSG, Suarez baru bikin satu gol yakni saat Barca menundukkan APOEL 4-0.

Bagi Neymar, gol ke gawang PSG merupakan golnya yang ke-14 di sepanjang musim ini. Jumlah tersebut melonjak signifikan dibanding musim lalu, di mana di sepanjang musim pada berbagai kompetisi jumlah golnya cuma 15.
Messi pun menorehkan catatan lain atas golnya itu. Messi kini menyamai Raul Gonzalez sebagai top skorer di semua kompetisi Eropa dengan total membuat 76 gol (75 di Liga Champions + 1 Piala Super Eropa).

Sumber: detikSport

Selasa, 28 Oktober 2014

El Classico Milik Real Madrid

Real Madrid keluar sebagai pemenang dalam laga El Clasico melawan Barcelona. Meski tertinggal lebih dulu,Los Merengues berhasil menundukkan rival abadinya itu dengan skor 3-1.

Madrid tampil tanpa Gareth Bale yang masih cedera pada pertandingan di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10/2014). Mereka pun mengandalkan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan James Rodriguez di lini depan.

Sementara itu, kubu Barca tampil full team. Blaugrana bahkan menurunkan Luis Suarez sebagai starter. Bagi Suarez, inilah penampilan pertamanya dalam laga resmi bersama Barca sejak direkrut dari Liverpool. Suarez mengisi lini serang Barca bersama Lionel Messi dan Neymar.

Barca lebih dulu memimpin melalui gol cepat Neymar. Madrid mampu menyamakan kedudukan berkat tendangan penalti Ronaldo. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Madrid berhasil mencetak dua gol tambahan. Tandukan Pepe dan sepakan Benzema memastikan klub ibukota Spanyol itu meraih kemenangan krusial.

Hasil ini mengangkat Madrid ke posisi kedua klasemen sementara La Liga dengan 21 poin dari sembilan partai. Barca tetap berada di posisi teratas dengan keunggulan satu poin atas Madrid.

Jalannya Pertandingan
Serangan Barca pada menit keempat membuahkan gol lewat kaki Neymar. Neymar menciptakan gol tersebut setelah menerima umpan lambung Suarez dari sisi kanan. Dia menusuk ke kotak penalti dan kemudian melepaskan tembakan mendatar, yang tak bisa dijangkau oleh Iker Casillas.

Madrid nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-11 ketika Benzema mendapatkan dua peluang beruntun. Pertama saat Benzema menyundul umpan silang Ronaldo dan bola menghantam mistar. Benzema lantas mengejar bola muntah dan berhasil melepaskan tembakan, tapi digagalkan tiang gawang.

Memasuki menit ke-16, giliran Toni Kroos yang mendapatkan peluang. Dia melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti, tapi terlalu mudah diantisipasi oleh kiper Claudio Bravo. Beberapa saat kemudian, sepakan Ronaldo juga mengarah tepat ke pelukan Bravo.

Messi punya kesempatan untuk menggandakan keunggulan Barca pada menit ke-22. Tapi, tembakannya masih bisa diamankan oleh Casillas.

Berselang semenit, Casillas kembali menggagalkan usaha Messi. Dia berada di posisi yang tepat untuk menghalau bola setelah Messi mencocor umpan silang Suarez.

Handball Gerard Pique memaksa wasit menunjuk titik putih pada menit ke-34. Hadiah penalti ini dimaksimalkan oleh Madrid untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Ronaldo yang jadi eksekutor sukses mengecoh Bravo dan menceploskan bola ke dalam gawang.

Madrid nyaris berbalik memimpin saat laga berusia 44 menit. Umpan silang Marcelo disundul James Rodriguez, tapi arah bola masih melenceng tipis.

Tak lama kemudian, wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Kedua tim masih berimbang 1-1.

Lima menit setelah restart, Madrid benar-benar membalikkan keadaan. Pepe yang tak terkawal menanduk bola hasil tendangan sudut Kroos untuk membawa timnya memimpin 2-1.

Barca langung memberikan respons setelah kebobolan gol tersebut. Mereka punya kans pada menit ke-56 melalui tendangan jarak jauh Jeremy Mathieu. Sial buat Mathieu, usahanya dimentahkan Casillas.

Bukannya menyamakan kedudukan, Barca malah kebobolan lagi pada menit ke-61. Sebuah kesalahan Andres Iniesta membuat Madrid bisa melakukan serangan balik kilat. Isco yang mencuri bola mengoperkannya kepada Ronaldo. Si kulit bundar kemudian diberikan kepada James, yang meneruskannya kepada Benzema. Nama terakhir tak menyia-nyiakan kesempatan dan tembakan kerasnya bersarang di gawang Barca. Madrid 3, Barca 1.

Di sisa waktu, Madrid beberapa kali mengancam gawang Barca lewat serangan balik mereka, tapi tak mampu menciptakan gol lagi. Sementara itu, Barca juga tak mendapatkan banyak kesempatan untuk mengejar ketertinggalan. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Madrid.

Susunan Pemain
Real Madrid: Casillas; Carvajal, Pepe, Ramos, Marcelo; James, Modric (Arbeloa 89'), Kroos, Isco (Illarramendi 84'); Ronaldo, Benzema (Khedira 86')

Barcelona: Bravo; Alves, Mascherano, Pique, Mathieu; Busquets, Iniesta (Sergi Roberto 72'), Xavi (Rakitic 60'); Suarez (Pedro 69'), Messi, Neymar

(mfi/mrp)

Sumber : bola.detik.com